Structure Follow Strategy

Struktur organisasi merupakan perangkat manajemen yang penting dalam menghasilkan penciptaan nilai tambah di dalam suatu organisasi. Dengan struktur organisasi yang jelas dan tepat, maka semua anggota organisasi akan mampu bekerja sama secara efektif, efisien, dan produktif untuk mencapai kinerja organisasi secara keseluruhan. Keberadaan manusia sebagai makhluk sosial mengakibatkan manusia selalu berorientasi untuk bersekutu dan membentuk kelompok. Organisasi merupakan alat yang dipakai manusia untuk mengkoordinasikan berbagai kegiatan mereka dalam rangka mencapai sesuatu yang bernilai dan untuk mencapai tujuan bersama (Jones: 2013). Organisasi merupakan suatu entitas sosial yang terdiri dari kelompok orang yang saling bekerja sama sesuai peran yang telah diatur dalam suatu norma untuk mencapai cita-cita bersama. Banyak teori mengatakan bahwa kinerja organisasi merupakan akumulasi dari kumpulan kinerja individu-individu anggotanya. Jadi kinerja organisasi adalah dampak dari individu anggota dari organisasi yang mampu saling bekerja sama dan bersinergi dalam suatu proses untuk mencapai tujuan bersama.

Menurut Burke dan Litwin, bahwa struktur organisasi merupakan salah satu variabel yang akan mempengaruhi kinerja organisasi;



Sumber: A Causal Model of Organisation Performance and Change, Burke & Litwin

Menyusun struktur organisasi dalam prakteknya merupakan perkara yang gampang-gampang sulit. Kita pernah mendengar bahwa menyusun struktur organisasi harus streril dari kepentingan siapa yang akan menjabat dalam kotak struktur yang akan dirancang tsb. Hal ini ternyata tidak sepenuhnya tepat. Argumentasi umum bahwa jika struktur organisasi yang disusun dalam rentang waktu yang panjang tidak terisi oleh pejabat yang ideal (vacant), maka struktur tersebut akan menjadi struktur yang tidak efektif. Dalam hal ini Alfred Chandler mengatakan kecuali struktur disusun berdasarkan strategi, hasilnya adalah inefisien. Jadi dalam menyusun struktur organsasi, rujukan utama yang kita pegang adalah strategi yang telah ditetapkan oleh pimpinan puncak organisasi.


Menurut Michael Porter strategi adalah sekumpulan aktivitas yang dipilih oleh suatu organisasi dalam rangka menghasilkan nilai-nilai yang spesifik serta berbeda atau lebih baik dibandingkan dengan pesaing (It is a deliberate process of choosing a set of activities differently from competitors, in order to deliver a unique mix of value) (Porter:1998). Porter berpendapat bahwa strategi adalah cara untuk memberikan nilai tambah (unix mix of values) kepada pelanggan. Ada dua hal pokok yang bisa kita tangkap dari definisi strategi yang dikemukan oleh Porter, yaitu pertama bahwa strategi adalah sebuah pilihan dari berbagai alternatif yang bisa dipilih dan yang kedua adalah bahwa strategi merupakan sarana (cara) untuk memberikan nilai tambah. Strategi diarahkan untuk menghasilkan nilai tambah kepada pelanggan yang merupakan kunci dalam menjaga eksistensi organisasi dalam jangka panjang.


Secara garis besar dapat kita katakan bahwa memformulasikan strategi adalah kegiatan mengharmonisasikan peluang yang ada di pasar (faktor eksternal) dengan kemampuan organisasi yang ada (internal faktor). Tidak ada strategi yang benar atau strategi yang salah. Yang ada adalah apakah strategi yang diformulasikan tepat atau tidak tepat. Strategi yang tepat adalah strategi yang mampu menyelaraskan antara kekuatan organisasi dan peluang yang ada, sehingga mendatangkan manfaat yang maksimal dengan menggunakan pengorbanan yang minimal bagi organisasi.



Sumber: Membangun Organisasi Unggul, Martinus Tukiran, 2016.

Dari model teoritik diatas, strategi merupakan suatu keputusan untuk memilih oleh pimpinan organisasi dari berbagai alternatif pilihan yang ada setelah mempertimbangkan dan menyelaraskan faktor peluang ekternal dan dan fakor kemampuan internal organisasi. Dari sisi faktor internal organisasi, salah satu yang dianalisis adalah terkait dengan sumberdaya manusia. Terkait analisa faktor sumberdaya manusia dalam menyusun strategi, maka struktur organisasi yang disusun berdasarkan strategi merupakan struktur yang mempertimbangkan kemampuan sumberdaya manusia yang ada di dalam organisasi yang akan melaksanakan tugas dan fungsi dalam tahapan eksekusi strategi.

Selanjutnya strategi yang telah dirancang perlu dieksekusi dalam tataran teknis operasional. Mengeksekusi strategi inilah memerlukan pengaturan di dalam struktur yang jelas dan tepat. Wheelen dan Hunger (2008) menyatakan bahwa implementasi strategi adalah proses mewujudkan strategi yang telah diformulasikan ke dalam aksi melalui serangkaian program dan prosedur serta perencanaan anggaran. Serangkaian program dan prosedur serta perencanaan anggaran tersebut harus dilakukan secara komprehensif di setiap divisi organisasi dengan mengarah kepada visi dan misi organisasi. Kaplan dan Norton (2004) menyebutkan bahwa strategi dari suatu organisasi perlu menjelaskan bagaimana organisasi akan menciptakan nilai bagi pemegang saham, konsumen, dan penduduk setempat. Nilai yang harus diciptakan itulah yang menjadi satu titik tujuan dari implementasi strategi yang dilakukan tiap bagian dalam organisasi.


Sumber: Membangun Organisasi Unggul, Martinus Tukiran, 2016.

Dari penjelasan di atas dapat kita simpulkan bahwa menyusun struktur organisasi dilakukan dengan merujuk kepada strategi yang telah dipilih oleh pimpinan organisasi. Eksekusi strategi memerlukan wadah atau kendaraan organisasi dalam bentuk struktur organisasi. Merupakan suatu yang fatal jika strategi organisasi menjadi terbatas atau dibatasi oleh struktur organisasi yang ada, jika demikian maka substansi strategi yang dirancang akan menjadi terbatas dan hasil eksekusi strategi akan mendatangkan kinerja yang tidak efisien.



Penulis : Dr. Martinus Tukiran

Cognoscenti Consulting Group sebagai perusahaan konsultansi bidang manajemen, memiliki banyak pengalaman dalam membantu organisasi dalam meningkatkan kinerja organisasi melalui perbaikan proses kerja. Kami selalu berusaha memberikan pelayanan yang lebih baik mulai dari penyusunan strategi hingga proses implementasi di tingkat operasional dan audit untuk menemukan perbaikan. Jika ada hal yang ingin anda diskusi dengan kami, silahkan jangan segan untuk menghubungi Cognoscenti Consulting Group. www.ccg.co.id / 021. 29022128

Previous
Next Post »